Sunday, 11 March 2012

Permesinan Geladak Kapal (Deck Machineries)

-->
Permesinan Geladak (Deck Machineries)
       Permesinan geladak atau deck machinery adalah perlatan – peralatan yang terletak pada geladak utama dan berfungsi untuk membantu dalam berolah gerak di pelabuhan ketika akan bersandar, berlabuh atau pada saat bongkar muat. Pada perencanaan ini terdapat permesinan geladak antara lain :

1.     Mesin Kemudi ( Steering gear dan Rudder )
Mesin Kemudi ini berfungsi untuk manuvering, menjaga kapal dalam sebagaimana dikehendaki. Mesin ini terdiri dari daun kemudi, batang kemudi, tiller, sistem hidroulik.

2.     Mesin Jangkar ( Windlass)
Jangkar berfungsi untuk menahan kapal agar tidak terbawa arus pada saat berlabuh.Dalam besarnya jangkar dipengaruhi oleh displacement kapal dan luas proyeksi badan kapal bangunan atas rumah geladakdiatas garis air muat musim panas.Mesin jangkar terdiri dari jangkar,rantai, windlass, pompa hidroulik,motor listrik. Spesifikasi kapal sangat menentukan besarnya daya yang dibutuhkan untuk menarik masing-masing anchor dan 60 mata rantai pada kecepatan rata-rata yang tidak kurang dari 0.15 m/s. Dan juga harus mampu menurunkan anchor pada daya rendah dengan membalik permesinan dan dengan gravitasi pada pengontrolan menggunakan tangan melalui gesekan rem.

3.     Mesin Tambat ( Capstan )
Peralatan ini berfungsi untuk mengikat kapal pada saat kapal sandar/berlabuh.Sistem ini terdiri dari Bollard,Fairlead dan roller chock, warping winch/capstan. Desain sistem moring ini biasanya didasarkan pada perencanaan untuk menahan kapal  terhadap semua gaya yang merugikan yang mungkin dialami kapal selama beroperasi. Berdasar hasil penelitian 90% angin kencang yang terjadi pada pelabuhan komersial berkecepatan 35 knot

4.     Mesin Bongkar Muat
Sistem bongkar muat untuk kapal tanker secara dasar dibedakan dua tipe yaitu piped atau free-flow atau kombinasi keduanya. Kecuali untuk tipe pompa deep well dan submersible satu atau lebih ruang pompa harus disediakan, jumlahnya ditentukan berdasar jumlah grade muatan yang dibawa, seperti hal ini juga menentukan jumlah pompa dan ukuran serta kompleksitas sistem.Penggerak pompa biasanya diletakkan pada kamar mesin dan pompa digerakkan dengan poros yang menembus sekat melalui stuffing box cair dan gas. Peralatan ini berfungsi untuk membongkar atau memuat muatan dalam kapal. Sistem ini terdiri dari   Pipa – pipa, out fitting, pompa- pompa.

5.     Mesin Sekoci
Peralatan ini berfungsi sebagai keselamatan bila kapal terjadi kecelakaan. Karena menyangkut keselamatan crew kapal maka alat – alat keselamatan ini harus sesuai dengan standar. Sehingga bila terjadi kecelakaan maka semua crew dapat diselamatkan. Peralatan yang harus disediakan diantaranya lifeboy, life jacket, skoci satu dengan penggerak engine, liferaft. Dan peralatan pencegah kebakaran sebagaimana diatur dalam class ataupun regulasi internasional lain seperti SOLAS, dimana juga mengatur mengenaI tempat-tempat aman yang harus dilapisi dengan material tahan api.

Rules dan rekomendasi :
  • Bureu Veritas, Rules for the Classification of Steel Ships
  • M. Khetagurov, Marine Auxiliary Machinery and System
  • Soekarsono,N.A, Ship Outfittings

1 comment:

  1. mestinya dilengkapi dengan contoh2 gambar yg riil di lapangan. saran saya,yg sering liat kondisi kapal sebenarnya di lapangan yo leee...

    ReplyDelete

"Yang Copy-Paste, izin yah.! Biar berkah "
Pembaca yang baik. Setelah baca dikomeng. Budayakan Komenk Spontan.