Sunday, 1 April 2012

KOMPRESOR ( COMPRESSOR )

-->
Kompresor adalah alat mekanik yang berfungsi untuk meningkatkan tekanan fluida mampu mampat, yaitu gas atau udara. Tujuan meningkatkan tekanan dapat untuk mengalirkan atau kebutuhan proses dalam suatu system proses yang lebih besar. Secara umum kompresor dibagi menjadi dua jenis yaitu dinamik dan perpindahan positif.






Gambar 1 . Kompresor
 





Komperesor sendiri bekerja dengan digerakkan oleh sebuah motor untuk menghisap udara yang kemudian di kompresikan untuk dijadikan udara bertekanan yang nantinya difungsikan untuk berbagai kebutuhan. Motor penggerak kompresor sendiri dibedakan menadi 2 macam yaitu dengan listrik atau dengan motor bakar. Untuk motor bakar kompresor membutuhkan tenaga dari pembakaran sebuah motor untuk menghisap dan kemudian mengkompresikannya menjadi udara bertekanan. Kompresor yang menggunakan motor bakar lebih fleksibel karena tanpa listrik dan bisa di bawa kemana saja tanpa harus mencari aliran listrik.
Kompresor umumnya digunakan untuk memberikan sebuah tekanan pada suatu mesin atau alat agar bekerja dengan maksimal. Pada dunia marine kompresor digunakan untuk sistem start pada main engine. Udara bertekanan tersebut untuk mengerakkan torak pada mesin utama untuk sistem start engine sebelum terjadinya pembakaran pada ruang bakar. Setelah terjadi pembakaran maka mesin akan lepas dari kompresor dan bekerja dengan sistem pembakaran yang digunakan oleh mesi itu sendiri.
Pada umumnya kompresor kita temui dalam kehidupan sehari-hari yaitu pada tukang tambal ban. Pada tukang tambal ban kompresor difungsikan sebagai pengisi udara pada roda kendaraan. Pada tukang tambal ban kompresor yang digunakan adalah kompresor dengan komponen sederhana.

Penggunaan kompresor atau penggunaan udara mampat antara lain digunakan :
v  Pengisi udara pada ban sepeda atau mobil
v   Sebagai penyemprot kotoran pada bagian-bagian mesin
v   Rem pada bis dan kereta api
v   Pintu pneumatik pada bis dan kereta api
v   Pemberi udara pada aquarium
v   Kipas untuk penyejuk udara
v   Blower untuk peniup tungku
v   Fan ventilator
v   Udara tekan pada pengecatan
v   Pengangkat mobil pneumatis
v   Transportasi gas solid dengan pneumatik pada industri kimia

II.1. Komponen Kompresor
Mesin kompresor terdiri dari beberapa bagian yang saling berhubungan. Bagian ini satu sama lain saling menunjang dalam proses kompresi udara.


 

 



Gambar 2 . Komponen Kompresor
 


Komponen dari kompresor tersebut diantaranya adalah:

Drain Valve
Salah satu perangkat penting dari sebuah kompresor adalah drain valve. Perangkat ini merupakan bagian yang mengatur tekanan udara yang terdapat dalam tabung penyimpanan kompresor. Dalam tabung penyimpanan udara, biasanya terdapat air yang merupakan efek dari perbedaan suhu udara dalam tabung dengan suhu ruangan.




Gambar 3 . Drain Valve
 


Air ini dapat dibuang melalui perangkat ini. Selain itu kotoran yang ikut masuk ke dalam tabung juga dapat dikeluarkan dengan alat ini.
Fluid Cooler
Akibat proses kompresi yang dialakukan oleh mesin kompresor, suhu pada mesin kompresor menjadi tinggi. Apabila suhu ini dibiarkan begitu saja, tidak menutup kemungkinan akan mengakibatkan terjadinya ledakan, yang diakibatkan oleh overheat pada mesin kompresor. Untuk mengatasi hal tersebut, maka pada mesin kompresor biasanya sudah terdapat sebuah mekanis, untuk menurunkan suhu pada mesin kompresor.



Gambar 4 . Fluid Cooler
 

  
Alat tersebut adalah fluid cooler. Selain mengendalikan suhu mesin kompresor, alat ini juga dapat mendinginkan dan mengontrol suhu tekanan udara yang dihasilkan oleh kompresor.
Hose
Untuk menggunakan udara bertekanan yang telah terisimpan dalam tabung penyimpanan kompresor, kita membutuhkan selang khusus. Selang ini digunakan untuk mengalirkan udara bertekanan tersebut sehingga dapat digunakan setiap saat. Biasanya selang ini mempunyai kemampuan untuk menahan tekanan yang terdapat pada udara tersebut.



Gambar 5 . Hose
 


Selang ini pada umumnya terbuat dari karet dengan panjang yang bervariasi. Selang karet ini ada yang berbentuk spiral, namun ada juga yang berbentuk lurus, yang digulung pada gulungan khusus untuk selang kompresor.

Hose Fitting
Untuk menghubungkan hose dengan mesin kompresor, digunakan sebuah alat yang terpasang pada pangkal dari hose yang kita gunakan. Alat tersebut lazim disebut hose fitting. Alat ini menghubungkan hose dengan Ball valve yang terpasang pada kompresor.Hose fitting ini terpasang pada hose dengan menggunakan pressure tools, sehingga tidak mudah terlepas walaupun diberikan tekanan yang tinggi. Untuk menghubungkan hose fitting dengan ball valve, pada hose fitting ini terdapat draft dalam yang sesuai dengan draft yang ada pada ball valve.



Gambar 6 . Hose Fitting
 


 Selain terpasang pada bagian pangkal, untuk menghubungkan hose dengan ball valve, hose fitting juga terdapat pada bagian ujung dari hose. Fungsi hose fitting yang terpasang pada bagian ujung ini adalah untuk menghubungkan hose dengan perangkat lain yang kita gunakan, seperti pistol angin maupun alat sejenis lainnya.
Ball Valve
Untuk menghubungkan kompresor dengan hose melalui hose fitting, diperlukan alat khusus. Alat tersebut adalah ball valve. Selain untuk menghubungkan kompresor dengan hose maupun hose fitting, ball valve juga berfungsi untuk mengatur pengeluaran udara bertekanan dari dalam kompresor.

 




Gambar 7 . Ball Valve
 
      Pada ball valve terdapat bola yang berlubang di tengahnya. Bola ini dapat diputar dengan menggunakan tuas yang terdapat pada bagian atas ball valve. Apabila posisi lubang bola searah dengan arah ball valve (terbuka), maka udara akan keluar menuju hose. Namun apabila lubang pada bola dalam ball valve ini mempunyai posisi yang tidak searah (tertutup), maka udara bertekanan yang terdapat pada kompresor tidak akan keluar menuju hose.
Filters
Setiap mesin mempunyai satu bagian yang mempunyai fungsi sebagai penyaring. Pada kompresor, filter yang digunakan terdiri dari dua jenis, yaitu filter udara dan filter oli. Filter udara mempunyai fungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam intake kompresor. Seperti kita ketahui bahwa udara disekitar kita sebenarnya tercampur dengan debu dan kotoran lain.



Gambar 8 . Filters
 

Filter ini mempunyai fungsi untuk mencegah debu dan kotoran tersebut masuk ke dalam kompresor. Biasanya filter ini dipasang pada bagian yang menghubungkan intake kompresor dengan ’dunia luar’. Filter udara ini harus sering dibersihkan untuk mendapatkan hasil kerja yang maksimal pada kompresor.
Filter oli pada dasarnya mempunyai sistim kerja yang sama dengan filter udara. Fungsi dari filter oli ini adalah untuk menyaring minyak pelumas yang digunakan untuk melumasi bagian dari mesin kompresor. Hal ini akan semakin menambah kinerja dari kompresor dalam melakukan kompresi udara.
Pressure Gauge
Seringkali kita ingin mengetahui berapa tekanan udara yang terdapat pada tabung penyimpanan kompresor. Namun kita tidak mungkin mengetahuinya tanpa ada alat bantu yang memudahkan kita mengetahui berapa tekanan udara yang tersimpan dalam tabung kompresor. Alat tersebut dikenal dengan nama pressurre gauge.







Gambar 9. Preasure Gauge
 


Pada pressure gauge terdapat angka-angka yang menunjukkan jumlah tekanan dalam tabung penyimpanan. Satuan yang terdapat pada pressure gauge ini ada dua macam, yaitu psi dan bar. Kedua ukuran tekanan udara ini mempunyai perbandingan angka masing-masing, tergantung satuan tekanan yang mana yang biasa kita gunakan.
Pressure Switch
 
Untuk menghubungkan pressure gauge dengan kompresor, terdapat sebuah alat lain yang bernama pressure switch. Selain berfungsi sebagai penghubung antara kompresor dengan pressure gauge, pressure switch juga mempunyai fungsi sebagai pemutus tenaga yang digunakan kompresor apabila kapasitas tabung penyimpanan telah mencapai batas yang sudah ditentukan. Hal ini lebih ditujukan untuk menghindari terjadinya overloaded pada tabung penyimpanan.




 



Gambar 10. Preasure Switch
 
 

Selain untuk memutus arus listrik, pressure switch juga berfungsi sebagai sensor untuk menyalakan kembali kompresor apabila jumlah tekanan udara dalam tabung penyimpanan sudah mencapai titik minimum tekanan yang ditentukan. Dalam alat ini juga terdapat pengatur tekanan, baik itu tekanan maksimal maupun tekanan minimal, yang tersimpan dalam tabung sesuai keinginan kita.
Safety Valve
Adakalanya kita menginginkan tekanan kompresor yang cukup tinggi, tanpa memperhitungkan kapasitas dari tabung pengaman. Pada saat tekanan dalam kompresor sudah melebihi batas maksimal, maka akan ada alat yang secara otomatis mengeluarkan kembali tekanan udara tersebut, hingga ke titik aman.



Gambar 11. Safety Valve
 

Alat ini biasa disebut safety valve. Dengan adanya safety valve ini, maka kemungkinan terjadinya ledakan tabung penyimpanan kompresor dapat dihindari. Titik maksimal pada safety valve ini juga dapat diatur sesuai dengan keinginan kita, melalui pressure switch.
Receiver Tank
Untuk menyimpan udara yang sudah dikompresi oleh mesin kompresor, diperlukan sebuah tempat yang mampu menahan besarnya tekanan dari udara tersebut. Tempat penyimpanan ini biasa dikenal dengan nama receiver tank.
Model dari receiver tank biasanya berbentuk tabung dengan ukuran yang bervariasi, tergantung dari kapasitas yang mampu ditampungnya. Sedangkan posisi receiver tank pada kompresor ada yang vertikal, dan ada juga yang dipasang secara horisontal. Biasanya receiver tank ini terbuat dari pelat baja yang dilapisi dengan lapisan khusus anti karat, dan dicat dengan warna yang sesuai dengan kompresornya. 



Gambar 12 . Receiver Tank
 


Pada receiver tank biasanya terdapat juga drain valve. Drain valve ini berfungsi sebagai pembuang air yang terdapat dalam receiver tank sebagai akibat dari kompresi udara yang dilakukan oleh kompresor. Kapasitas dari receiver tank berkisar antara 80 galon sampai dengan 8000 galon, tergantung model dari kompresor yang menyertainya. 

8 comments:

  1. gas yang dihasilkan itu berupa apa ya mas?? co saja apa co2??

    ReplyDelete
  2. Gimana kalau Kompresor Recycle Mas? Cara kerjanya? Trim's

    ReplyDelete
  3. Sekalian Ijin Copy Gambar Kompresor plus Tulisan ya. Buat Belajar pribadi.

    ReplyDelete
  4. Saya Tulus dari Supratechnic. Btw rekan2 ada yang membutuhkan item pressure switch, pressure transmitter, Dewpoint tidak yah..
    Kami siap support
    082312841116

    ReplyDelete
  5. Mas fungsi pressure switch dan safety valve sama ? Sama2 sebagai sensor untuk mengatasi kelebihan tekanan di dalam receiver tank ?? Apakah kalo saya ingin buat tapi mengabaikan safery valvenya masih bisa dikatakan aman ? Mohon pencerahannya. Terimakasih

    ReplyDelete
  6. {Halo|hai|hey}, {kami|kita|saya} juga menggunakan software tersebut,bila anda butuh air filter kompressor,hubungi kami , Terima Kasih

    ReplyDelete

"Yang Copy-Paste, izin yah.! Biar berkah "
Pembaca yang baik. Setelah baca dikomeng. Budayakan Komenk Spontan.